---------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------

Kost Murah Yang Panas

 


Yuda, Seorang pemuda dari daerah yg baru saja mendapat beasiswa kuliah merantau di salah satu kota di kalimantan. Latar keluarganya tidaklah miskin, hanya saja ayahnya baru kena kasus korupsi, sehingga keuangan keluarga sangat kacau.

Singkat cerita, Yuda mendapatkan sebuah kos yang sangat murah, kondisinya memang kurang layak, tapi setidaknya dia sudah menemukan tempat untuk sementara di kota tersebut.

Kos itu terdiri dari dua lantai, di setiap lantai terdapat sekitar 16 kamar jadi total ada 36 kamar. Kondisinya agak kumuh, kamar cukup sempit, yg membuat yuda sedikit ragu adalah kos itu tidak memiliki kamar mandi atau WC, bagian belakang kos adalah sungai besar yang biasa digunakan oleh anak anak kos mandi dll.

Yuda bukan satu satunya mahasiswa yg mencari kos murah, beruntungnya di kos tersebut masih ada beberapa kamar kosong, yuda memilih kamar paling depan di lantai 2, karena ada jendela yg menghadap teras balkon.

Yuda mulai masuk ke kos bersama bapak kos, masuk melewati lorong di lantai pertama, yuda melihat beberapa anak laki laki disana mengenakan boxer tanpa baju, suasana yg pengap dan panas membuat kebanyakan pria di kos jarang mengenakan baju.

Rata rata pria di kos tersebut memiliki tubuh kurus, dan berotot, kulit gelap dengan tingkah apa adanya  khas anak anak kampung yg merantau ke kota. Tangga menuju lantai atas berada di belakang, antara dapur bawah dan dapur atas.

yuda kembali melewati lorong atas sampai ke bagian depan, kamarnya harus melalui seluruh kamar di kos tersebut. Tapi melihat kondisi kamarnya yang lebih terbuka dengan jendela dan teras yg luas, yuda sedikit lega, setidaknya kamarnya gak pengap seperti kamar kamar di lantai bawah.

Di lantai atas bapak kos memperkenalkan yuda dengan seorang pria bernama haris, masih keluarga bapak kos dari kampung, yang bertanggung jawab menjaga kos itu. yuda sempat terpana melihat haris, pria itu dengan polosnya hanya mengenakan sempak segitiga berdiri memasak mie instan di dapur.

Yuda agak salfok sama tonjolan di sempak haris yang terlihat besar, haris dengan santai berjabat tangan dengan yuda. Setelah berkenalan, yuda kembali ke kamar dan bersih bersih merapikan kamar kosnya.

Selama bersih2 yuda terus kepikiran sama haris, badanya tinggi berotot kayak kuli, jendolan dibalik sempaknya terlihat besar, yuda menerka nerka ukuran kontol haris.

Malam harinya, haris datang hanya mengenakan celana boxer hitam, mengajak yuda berkumpul dengan anak anak di teras atas untuk sekedar berkenalan dan ngobrol2 santai.

Selama bersantai di teras, beberapa mata terus menatap yuda dengan tajam, wajah tampan manis dan kulit putih yg mulus menarik perhatian mereka, yuda sendiir tidak tau apa yg dipikiran haris dan anak anak kos disana.

Haris duduk dan mengangkat kedua kakinya semi jongkok. jendolan kontolnya terlihat sangat besar, mencuri perhatian yuda. Teman teman kos lain pun tidak jauh berbeda, mereka hanya mengenakan celana pendek atau boxer memperlihatkan jendolan kontol besar mereka, hanya saja haris benar benar paling menonjol.

Pemandangan didepan yuda benar benar menggoda, bahu yg kuat, perut rata sixpack, dan bulu jembut yg menyeruak dari celana mereka.

Keesokan paginya, yuda terbangun dengan suasana baru, kontolnya yg ngaceng di pagi hari malah semakin keras karena pikiranya melayang membayangkan tubuh haris yang begitu menggoda.

Yuda dengan penuh nafsu melepas celana pendeknya, dipandangnya kontol 17 cm yg menegang keras, tanganya mulai ngocok sambil memainkan putting susunya, matanya terpejam membayangkan haris berada diatasnya mencium dan memeluk mesra.

“ahhhh sshhh mas hariss uhhh entot yuda mass ahhh yahhh” desahnya pelan membayangkan kontol haris masuk dilubang boolnya yg masih perawan. Meski pikiranya selalu mesum, yuda belum pernah sama sekali merasakan anal sex.

“ahhh masss uhh yahh teruss ahh mau keluar ahhh yahhh” Ditengah panasnya fantasi yuda dengan kocokanya, tiba tiba pintu kamar diketok “tokk tokk tokk, yudaa”, panggil seseorang dari luar.

Yuda yg panik langsung berhenti, segera diraih handuk pendeknya, dililitkanya di pinggang, kontolnya yg masih ngaceng di arahkan keatas terhimpit lilitan handuk hingga kepala kontolnya mengintip di pusarnya. “iyaaa” jawab yuda sambil memakai kaos lekbong hitamnya.

Begitu pintu terbuka, yuda shock, orang yg mengetuk pintu adalah pria yg baru saja ia jadikan bahan coli, lebih parahnya haris didepan pintu itu hanya mengenakan sempak hitam segitiga dengan tubuh berototnya yang basah keringat.

Baca Cerita selengkapnya hanya 5.000, klik: http://lynk.id/sancasado/gm6r0xn2936z

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Gangbang Bocil bocil sepak bola (Spin Off Diperbudak Junior)

Diperbudak junior

BAB 11 pengalaman Binal Rido: Kurir Paket, COD sex dulu