---------------------------------------------------------

-------------------------------------------------------------

Live Streaming Keluarga Bokep

 


PART 1: Keluarga

Hai, namaku Aris, aku dari keluarga yang cukup berbeda, aku punya bapak dan ayah, mereka menikah dan membuat program bayi tabung, lahirlah aku, aris sebagai anak dari pasangan gay. Aku tidak mempermasalahkan kedua orangtuaku ini, mereka benar benar merawatku dengan baik.

Satu hal yang jadi masalah adalah, aku sendiri semakin dewasa merasakan hal yang sama, aku menyukai laki laki, terutama laki laki berbadan muscle seperti bapak dan ayah, jujur aku sering beberapa kali memergoki mereka ngentot. Dan pantat mereka membuat aku makin sange.

Aku biasanya coli sambil ngintip mereka ngentot. Terpikir dalam benaku untuk mencoba merasakan pantat mereka, membuat kedua orang itu tunduk padaku, sangat tidak bermoral memang, tapi aku benar benar tertarik dengan kedua orang tuaku sendiri.

Bapak seorang top bernama Awon dan ayah seorang bot bernama Riko, pesona ayah gak perlu di bicarakan lagi, sebagai boti dia benar benar montok dan menggoda. Tapi bapak sebagai top meski tampilanya jantan tapi aku justru itu yang membuatku makin menggila menginginkan bapak tunduk dibawah kontoku.

Aku sendiri berperawakan kurus berotot, dengan kulit kecoklatan, mungkin aku menurun gen dari ibu sambung yang dititipkan sperma oleh bapak, meski aku juga tampan seperti bapak, satu hal yang aku tau, ukuran kontol bapak dan ayah sama sama kecil, berbeda denganku. Aku memiliki kontol dengan ukuran yg panjang besar dan berurat, saat ngaceng kontolku bisa sampai 20 cm.

Hobiku sendiri adlah nonton bokep, dan nyawer streamer homo yang binal. Yang paling aku suka saat aku nyawer seorang pria gay yang mengaku top dan aku menyuruhnya nyolok bool dengan imbalan saweran. Rasa puas menaklukan mereka membuat aku benar benar bergairah.

Semakin dalam aku pendam aku makin suka sama mereka, suka yang berbeda dari rasa hormat kepada orang tua. Itu lebih ke hasrat liar yang tumbuh pelan-pelan.

Apalagi saat mereka pakai pakaian seksi: Bapak sering cuma pakai celana pendek ketat yang nunjukin otot pahanya, atau kaus tipis yang transparan pas keringatan. Ayah lebih parah lagi tank top yang nempel di dada montoknya, atau shorts pendek yang bikin pantatnya kelihatan bulat dan menggoda.

Aku sering banget harus nahan diri, pura-pura sibuk bersihin sesuatu sambil mata sesekali melirik. aku kadang segan, tapi hasrat itu tumbuh semakin liar.

PART 2: Kesulitan Bapak

Suatu hari, aku liat Bapak lagi kayak galau gitu. Duduk sendirian di teras, mukanya kusut, ngerokok sambil liat ke taman. Aku dekatin, tanya ada masalah apa.

Dia cerita pelan-pelan: Ayah lagi sibuk banget di luar karena usaha mereka lagi kacau. Mereka kelilit hutang besar masalah bisnis yang gak sederhana, katanya. Tagihan numpuk, kredit macet, dan kalau gak segera diatasi, bisa-bisa rumah ini dijual.

Aku ikut sedih melihat bapak seperti itu, disisi lain aku juga takut miskin, aku masih bersekolah, diumur 18 tahun ini aku masih butuh sokongan harta dan perhatian mereka.

Tiba-tiba, ide gila muncul di kepalaku. Aku saranin ke Bapak, "Kenapa gak coba jadi model dewasa aja, Pak? Atau bikin video coli sendiri, terus dijual online. Banyak kok yang jualan konten gitu, bisa dapet duit cepat, aris sering beli buat coli hehee"

Aku bilang santai, tapi dalam hati deg-degan. Entah kenapa, Bapak kayak gak masalah aja. Malah dia bilang pernah juga beli video semacam itu, agak mahal memang, tapi banyak yang tertarik.

"Boleh juga idenya," katanya sambil tersenyum tipis. Aku tambah nawarin diri "Aku bisa bantu rekam, edit sederhana, atau apa aja, Pak. Biar lebih profesional."

Bapak “hah? Taa taapii bapak malu lah kalau kamu yg videoin ris”

“yahh aris kan udah dewasa pak” aku langsung cemberut

Bapak “ya udah tapi jangan bilang bilang ayah ya”

“siappp bosss”

Dia setuju begitu aja, tanpa ragu-ragu. Aku agak bingung juga selancar ini bikin bapak mau jadi artis bokep? Hahaha, tapi ya udah, rejeki nih.

Malam itu, kami mulai. Aku siapin kamera di kamar Bapak, cahaya redup biar lebih sensual. Bapak duduk di tempat tidur, cuma pakai boxer ketat yang nunjukin bentuk kontolnya yang udah setengah ngaceng.

Aku bilang, "Mulai ya, Pak. Santai." Dia mulai pelan-pelan, tangan geser ke bawah, keluarin kontolnya yang besar mungkin sekitar 16 cm, tebal, uratnya kelihatan.

Aku rekam sambil nahan napas, badannya yang muscle itu berkeringat, dadanya naik turun. Tapi di tengah-tengah, dia berhenti, kelihatan ragu.

"nak, kamu bisa bantu bapak gak? Kayak... kasih arahan atau apa gitu."

Aku tersenyum dalam hati, ini peluang. Aku dekatin, kasih arahan, "Oke, Pak. Sekarang pegang lebih keras, gerakin pelan dulu."

Suaraku lebih dominan dari biasa, dan anehnya, bapak nurut. Hasrat dominasi yang selama ini aku simpan mulai muncul, bayangin bapak tunduk dan patuh dengan kata kataku.

Video pertama selesai, bapak crot banyak banget, dan aku? Pulang ke kamar dengan rekaman baru, coli sambil mikir kelanjutanya.

PART 3: Live streaming, awal mula peralihan

PART 4: Nikmatnya Tubuh bapak

PART 5: Jackpot Dua Boti Muscle

PART 6: Jadi Artis Bokep

PART 7: Member Baru

PART 8: Teman Aris

PART 9: Double Fuck

Part 10: We Are Open

Cerita selengkapnya bisa di Akses di LYNK ID, klik link: https://lynk.id/sancasado

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Gangbang Bocil bocil sepak bola (Spin Off Diperbudak Junior)

Diperbudak junior

BAB 11 pengalaman Binal Rido: Kurir Paket, COD sex dulu